Kamis, 08 September 2011

    AYAM HUTAN HIJAU  
Gb.1 bakalan 5 bulan SEKILAS TENTANG AYAM HUTAN HIJAU Telah banbanyak dibahas disitus sana sini tentang ayam hutan hijau,secara singkat ayam ini menurut berbagai sumber termasuk jenis burung yan masuk dalam kategori unggas keluarga puyuh,merak dan sepindan serta diyakini sebagai nenek moyang ayam nusantara. Dalam  bahasa ilmiahnya ayam hutan hijau dikenal dengan sebutan GALLUS VARIUS (shaw 1798) dan dalam bahasa inggris dikenal dengan nama GREEN JUNGLE FOWL,JAVAN JUNGLE FOWL.Di jawa sendiri dikenal dengan Ayam Alas.Di madura Ajem alas/taratah dan di jawa barat Cangehgar/canghegar jadi menurut daerahnya masing – masing.Ayam hutan hijau memiliki pesona kilauan warna yang lebih indah dibanding ayam hutan merah atau jenis yang lainya . CIRI – CIRI AYAM HUTAN HIJAU Ayam hutan hijau jantan dewasa memiliki jengger yang tidak bergerigi,membulat pada bagian tepi serta memiliki warana merah kebiruan ditengahnya.Bulu-bulu pada kepala biru campur hitam dan coklat,bulu leher,tengkuk,mantel berwarna hijau berkilauan,dengan tepi kehitaman bermargin serta garis tengah coklat kekuningan.warna tegas sekali sehingga kelihatan seperti sisik ikan.penutup pinggul bulu-bulu panjang meruncing dengan kilau keemasan garis tengah kehitaman.Sisi bawah tubuh hitam dan ekor hitam berkilau kehijau-hijauan.Besar fisik ayam ini di daerahku khususnya di Temanggung,jawa tengah sangat tergantung dari lokasinya ada yang mencapai +-60cm diukur dari paruh sampai ujung ekornya namun ada yang kecil dan sangat tergantung sumber makanan serta kondisi habitatnya.seperti contoh gambar diatas yang jenis bongsor umur 5 bulan sama besarnya dengan yang jenis kecil. Sedangkan untuk betina warna bulunya kuning kecoklatan,dengan garis bintik-bintik hitam. Iris berwarna merah dan paruh abu-abu keputihan.Kaki kekuninngan/kemerahan agak keabu-abuan. CIRI-CIRI DOC
Gb.2 DOC ayam hutan hijau 1 bulan Seperti gambar diatas cirri-ciri  anak ayam hutan,namun ingat,anak bekisar juga hampir mirip yang membedakan warna pada kaki jika kekuning-kuningan itu ayam hutan,namun jika  warna kaki abu-abu gelap itu anak ayam bekisar.   CIRI-CIRI DOC JANTAN Bagi pemula ataupun pemain kawakanpun kadang keliru menentukan jenis kelamin jantan apalagi dibawah umur 1 bulan dan saya akan memaparkan trik identifikasi menurut pengalaman saya sejak sekitar +- 17 tahun lalu menetaskan dan memelihara ayam hutan hijau.kira 90 % keakuratanya.Banyak sekali pembahasan teori identifikasi dari teman-teman bahkan para senior dibidang ayam hutan dari yang logis serta segi biologisnya.Namun saya akan menguraikan secara sederhana saja menurut pengalaman saya.Secara garis besar jika hanya menilai dari segi karakter saja seperti orang-orang tua kita seperti identifikasi anak ayam kampung,maka akan banyak kelirunya soalnya yang bertampang serem katurangganya,yang paling besar kepalanya/badanya belum tentu jantan.bisa jadi betina.Coba lihat gambar dibawah  
Perhatikan lingkaran-lingkaran merah: Ditengah-tengah kepala ada warna coklat tua bermargin(bertepi)hitam sampai ke punggung dan tengah-tengah hitam campur coklat tua  untuk yang berkelamin jantan warna hitam sangat mendominasi jelas.cerat warna hitam dimata sampai melebihi telinga hitam tegas dan tidak terputus,ini bisa dijadikan acuan untuk DOC umur 1 hari-1bulan.bulu-bulu pada mantel dan leher kecil-kecil memanjang jika telah keluar bulu betina lebih besar-besar dan membulat.bintik-bintik garis pada sayap lebih jelas dan rapat/banyak.betina tidak begitu jelas.dibagian dada dekat leher untuk DOC umur 1-1bulan dominan didominasi warna coklat tua kehitaman jika kuning keputihan berarti betina. di ekor setelah tumbuh  +- 4cm  ayam jantan berwarna hitam polos bermargin (tepi) kuning jika bintik-bintik memotong berarti betina. Ayam yang sudah berbulu penuh maka jika terkena sinar matahari akan berkilau hijau pada bintik-bintik hitam disayapnya.dan pada kepala atas akan berganti bulu dengan warna campur kehitaman.jika warna coklat muda cenderung kekuningan maka pastilah betina.mudah-mudahan bias dijadikan referensi pembaca.jika tetap keliru juga ya tetap dimaklumi kok bagi pemula soalnya ga keliatan kan alatnya???...beda sama punya penulis dan juga pembaca sekali buka  wa…..u……(ah nggilani anak kecil). Perhatikan gambar lingaran dibawah juga.
CIRI-CIRI JANTAN SETELAH UMUR 1 BULAN KEATAS
Coba perhatikan lingkaran merah pada gambar diatas.Untuk mengidentifikasi anak ayam hutan jantan setelah umur 1 bulan keatas.Lingkaran di kepala menunjukan: bahwa bulu bulu dibagian kepala atas akan kelihatan berwarna coklat tua dan kehitaman atau hitam saja sampai kepangkal leher pada mantel.Linkaran pada mantel menunjukan: bulu-bulu pada bagian tersebut berbentuk meruncing coklat kehitaman dengan tepian kuning dan garis tegah membelah kuning serta jika dibawah sinar matahari akan memancarkan kilauan biru kehijauan musti samara-samar.Linkaran pada bulu sayap: menunjukan,dimana warna bintik-buntik hitam sangat tegas dan memancarkan kilauan biru kehijauan jika terkena sinar terang(masih samar).Linkaran pada bulu ekor menunjukan: Warna bulu hitam pada tiap helainya bermargin kuning pada ujungnya serta berkilau samara kebiruan saat terkena cahaya matahai.Jika pada semua tanda-tanda pada lingkaran tersebut sama seperti yang telah saya uraikan maka bias dipastikan 100 % jantan.Mudahkan?????????. CARA MERAWAT DAN MEMELIHARA AYAM HUTAN   Memelihara ayam hutan gampang-gampang susah,karena ayam hutan termasuk dalam kategori burung yang hidup liar dipinggir pinggir hutan atau di hutan-hutan kecil dekat lahan pertanian atau dekat rumah-rumah penduduk pedesaan.jadi biarpun dipelihara dari tetasan telur jika perawatanya asal-asalan tetap saja naluri liarnya akan muncul.apalagi jika memelihara ayam hutan hasil tangkapan akan lebih sulit untuk menjinakanya kecuali dengan keahlian khusus dan ketelatenan.Karena jika dipaksa untuk cepat jinak biasanya akan berakhir dengan kematian atau cacat akibat nglonjak-nglonjak dan kepalanya membentur sangkar.Maka dari itu pula saya akan berbagi tips tentang cara perawatan pemeliharaan ayam hutan dari pengalaman saya sering menetaskan,memelihara,bahkan kadang menjualnya sejak 17 tahun lalu sampai sekarang.menurut pengalama banyak cara untuk memiliki piaraan ayam hutan yang bagus,gacor,bahkan jinak   1.Belilah DOC,atau anakan dari hasil tetasan,karena dengan begitu akan lebih mudah       untuk membentuk indukan yang jinak.baik untuk pacek ataupun klangenan saja   2.Jangan membeli bakalan yang sudah lebih dari umur 7 bulan.karena ayam lebih dari        umur tersebut biasanya beda perawat,factor pengemasan dan perjalanan jauh mudah     setres dan menjadi liar.atau nabrak-nabrak kandang.kecuali memang sudah sangat ji-     nak  dengan pelatihan yang bagus dari pemiliknya.namun biasanya sudah begitu mahal     harnya.   3.jika pulang beli ayam hutan,sebelum dimasukan kandang sebaiknya kandang dulapisi      bentangan kain atau karung buat seperti atap ini untuk berjaga-jaga kalau ayam setres,      kaget dengan suasana kemudian nglunjak-nglunjak sehingga kepala tidak robek,berda      rah-darah,bahkan pecah dan mati. Karena itulah sifat ayam hutan,khususnya umur 4bu      lan keatas.   4.Jangan langsung dimasukin kandang besar jika habis beli karena jika menjadi liar aka      n sulit untuk menangkap serta merawatnya.   5.langsung berikan EF berupa jangkrik 1 atau 2 ekor setelah ayam dimasukan kandang Itu sebagian hal-hal pentin saat kita membeli dan membawa pulang serta langkah awalnya.Saya juga akan berbagi tips untuk perawatan harian mulai dari -         Perawatan DOC -         Perawatan umur 1-4 bulan -         Cara menjaga kejinakan -         Cara membedakan ayam hutan tangkapan -         Menjinakan ayam hutan tangkapan   PERAWATAN DOC Untuk perawatan DOC ayam hutan gampang-gampang susah dan sebenarnya tidak perlu treatment extra yang penting telaten,sabar dan kontinyu perawatan serta pemberian pakanya seperti memelihara burung kalau anda bisanya pagi dan sore ya pagi dan sore aja merawatnya yang jelas pakan dan minum kira-kira gak habis sewaktu anda tinggal kerja. Yang  perlu anda perhatikan adalah kandang.DOC ayam hutan tidak betah hidup dalam cuaca ataupun kondisi dingin.namun tidak mampu juga dalam keadaan yang panas serta pengap jadi harus kita siasati dengan menaruh ayam dalam kurungan ukuran kira-kira 45 cm lebarnya atau asal tidak injak-ijakan aja dalam sangkar.untuk menjaga ayam hutan tidak kedinginan maka harus dikasih lampu pijar  5/10 wattdan dikasih kerodung  ¼ kandang agar tidak kena angina langsung jika ayam berdesakan menandakan kedinginan maka kita taruh lampu agak dekat,jika ayam menjauh dan berkotek serta pontang-panting pertanda kepanasan jadi kita harus jauhkan lampu.jadi kita harus atur jarak lampu senyamanya anak ayam dan jangan gunakan sangkar besi karena frekuensi besi tidak resonan dengan tubuh ayam sehingga akan mudah mati. *Pakan kasih aja pakan ayam yang halus untuk DOC ayam atau voer burung yang halus  khususnya DOC  1-15 hari dan 1 bulan kalau ga tau Tanya aja ma pedagang pakan pasti dikasih.alangkah baiknya pelajari juga tentang vaksin,karena ayam hutan juga sering terserang penyakit snot ataupun berak darah.atau secara tradisional kadang air minum kita kasih perasan jahe,temulawak,kencur untuk menjaga kehangatan tubuh dan nafsu makanya.kalau ingin dijadikan indukan bekisar ya campur aja dengan doc ayam kampong Yang besarnya sama.dan desukanya mau dikasih warna apa.   PERAWATAN UMUR 1-4 BULAN Hampir sama dengan merawat  DOC hanya saja perlu penjemuran pada pagi hari kira-kira 2 jam untuk pertumbuhan badanya dan perlu di kasih Extra Fooding(EF) berupa jangkrik tiap pagi dan sore masing-masing minimal 3 ekor agar bulu bagus dan ayam juga sehat.ajarkan dikasih lansung dari tangan untuk melatih mental kepada manusia. Kandang agak diperbesar supaya bulu-bulu gak rusak.atau di pisah satu ayam tiap kandang jika bertarung.   CARA MENJAGA KEJINAKAN Ayam hutan masuk kategori burung jadi sewaktu waktu jika dalam perawatanya kurang pas atau terkejut,setres maka ayam ini naluri liarnya akan muncul melojak-lonjak hingga kepala membentur-bentur kandang bahkan sampai pecah gak peduli.maka dari itu kejinakan sangat mutlak dilatih sejak kecil.menurut pengalaman untuk melatih kejinakan maka dari kecil biasakan ukuran kandang jangan terlalu lebar sehingga ayam terbiasa menjaga keutuhan bulunya yang indah.kandang ukuran 45cm sudah memadai untuk ayam umur 1-4 bulan untuk 2 penguni.pintu kandang dibuat diatas,dengan demikian ayam terlatih  untuk tidak melonjak-lonjak sa,at tangan manusia masuk memberi makan. Biasakan taruh kandang ditempat lalulalang dan keramaian keluarga kita.Berikan makanan kesukaanya langsung lewat tangan.Lihat gambar    
Serta biasakan dimandikan dengan cara dipegang,agar air meresap semprot dulu dengan air sampo kemudian dibilas dengan air hingga air sampo hilang karena jika tidak maka akan menjadi kusut bulunya.jika dipanaskan lama tak kunjung kering dan tambah menggigil keringkan dengan hairdrayer pada sisi bawah tubuh ayan setelah kering taruh diteras.Biasakan dipegang-pegang namun teori dalam menangkap jangan sampai ayam ketakutan,sepelan mungkin sehalus mungkin kaya membelai cewek.Karena jika ayam tak nyaman dalam genggaman akan meronta-ronta dan besoknya akan kapok untuk ditangkap biasakan dibelai-belai sambil dikasih EF(jangkrik) sambil dipegangin juga dipanggil-panggil terserah mau dipanggil siapa asal bukan nama tetangga entar ngamuk Latih seperti gambar dibawah untuk pertama kalinya dalam ruangan jangan dialam bebas entar terbang bias nangis he,he.  
  CARA MEMBEDAKAN AYAM HUTAN TANGKAPAN Nah ini nih agak sulit karena ayam hutan,musti sama-sama di pelihara sejak kecil yang dipelihara dengan treatment khusus dijemur,dimasukin rumah sama yang dipelihara diluar dengan kandang lebar,udara bebas,maka bentuk bulu,kaki dan posturnya akan berbeda termasuk bentuk kakinya.Beda lagi yang dipelihara sejak kecil di halaman  tentu akan beda juga termasuk kejinakanya.Biasanya yang dipelihara dikandang umbaran mmusti jinak kalau ditangkap akan sulit bahkan dimasukan/dipindah kandang kecil akan nglabrak2 membentur kandang apalagi bukan pemilikya yang kasih makan pasti deh kepala berdarah-darah.Untuk kaki ayam yang terbiasa dipelihara sejak kecil kadang didalam kadang dijemur bentuk kakinya akan terlihat ada lekukan memanjang keatas seperti yang nangkring ditanganku tuch.namun yang dipelihara diluar akan jinak-jinak lalat aja dan kaki bulat padat.apalagi yang dikandang umbaran sama bentuknya seperti ayam alas jaringan.Saya sendiri pernah gak dipercaya sama orang yang mau beli mengaku pakar ayam namun hanya dengan melihat bentuk kakinya dia tetap ngotot ini jaringan.Akirnya ya aku biarin aja pada keyakinanya jd yang waras ngalah he,he.Ciri ayam hutan tangkapan kalau ada kelebat manusia dia akan mondar mandir akan melarikan diri meskipun udah dijinakin lama,serta ga mau di tangkap kalau mau ya terpaksa dan sangat liar.   MENJINAKAN AYAM HUTAN TANGKAPAN Sudah saya bahas diatas,bahwa ayam hutan adalah termasuk dalam kategori burung yang sebenarnya hidup liar di alamnya.Maka sejinak apapun ayam hutan suatu ketika jika merasa kurang nyaman maka naluri liarnya akan muncul.Terlebih lagi jika anda membeli ayam hutan hasil tangkapan begitu dimasukkan sangkar atau kandang akan pontang-panting tidak karuan dan tak mempedulikan luka akibat rontaanya tersebut.Maka daei itu setelah membeli ayam hutan tangkapan sangat wajib melakukan langkah sebagai berikut; -         PERTAMA ; Setelah ayam tangkapan kita beli jangan langsung dimasukan sangkar atau kandang namun terlebih dahulu kita siapkan sangkarnya,pakanya,serta minumya. Mengapa?....Karena sifat ayam hutan jika kepergok/melihat manusia dia akan melompat sekuatnya kemudian terbang dengan mengepakan sayapnya.Jadi begitu pula saat kita masukkan sangkar dia akan melompat sekuatnya dan pontang-panting. -         KEDUA     ; Agar ayam hutan tidak terluka kepalanya kemudian sampai pecah dan akirnya mati nabrak-nabrak jeruji atap sangkar,maka sebaiknya atap sangkar  kita beri alas busa,atau bentangan karung terigu setirofoam atau yang sekiranya ayam menabrak akan empuk dan lentur.Ini bertujuan agar kepala ayam tidak terluka saat lonjak-lonjak.KANDANG INI JUGA BERLAKU UNTUK AYAM JINAK YANG BARU KITA BELI DARI TEMPAT JAUH UNTUK BERJAGA SEANDAINYA AYAM SETRES AKIBAT PERJALANAN SERTA PENGEMASAN KEMUDIAN PONTANG-PANTING. -         KETIGA   ; Siapkan  wadah pakan yang diisi jangkrik,BR,jagung atau yang sekiranya ayam tau itu makananya.Siapkan pula wadah minum dan isinya. Setelah 3 langkah diatas selesai baru kita masukkan ayam hutan dan kondisikan kandang ditempat yang sepi agar bisa beradaptasi dengan kandang serta makan menu yang telah kita sediakan kira-kira 2 hari.Biarkan kelabrakan jangan takut rusak karena kandang sudah aman.Jangan takut pula bulu rusak karena akan tumbuh lagi yang penting kepala gak pecah dan jengger hancur.Kalau jengger jadi miring setelah jinak juga akan pulih dengan penjemuran tiap pagi.   LANGKAH PENJINAKAN Langkah ini sangat sulit,perlu kesabaran dan ketelatenan.Jadi tergantung kita kalau kita rajin ya cepat jinak. -         Pagi setelah matahari terbit kita semprot ayam dengan sprayer yang diisi air sampo basahi semua tubuh serta bulu ayam. -         Setelah basah air sampo bilaslah dengan cara mengguyur air menggunakan gayung,pasti deh kelabakan.dan basahi terus sampai menggigil dan tidak pontang panting lagi. -         Ganti air minum dan isi pakan.sebaiknya pintu untuk kasih pakan dan munum dari atas,dimaksutkan agar ayam tidak terbiasa nglonjak-nlonjak jika tangan masuk sangkar. -         Taruh kandang ditempat lalulalang orang/keluarga anda sambil dijemur,agar ayam berfikir serta terbiasa saat menggigil tak berdaya aja orang tidak menyakitiku. -         Setelah bulu agak kering pindahkan ke tempat yang tidak panas  ditempat lalulalang juga -         Biasanya 2 hari sudah mulai gak nglabrak lagi dan teruskan treatment mandinya -         Jika sudah mulai jinak sebaiknya voer/Br saja yang ditaruh ditempat pakan coba jangkrik kita sodorkan pakai lidi yang semakin hari smakin pendek sampai mau mematuk langsung dari tangan kita.jadi deh jinaknya. -         Singkat cerita buatlah ayam hutan merasa ketergantungan terhadap kita.dan seandainya ayam akan dijadikan induk bekisar maka perlu proses juga dalam penjodohanya ,yang terpenting membuat ayam jinakan kita birahi dulu dengan pola pemberian EF yang sesuai ukuran secara kontinyu. CATATAN:Sifat ayam hutan mudah menjadi liar jika ganti pola perawatan atau ganti perawatnya.Maka berdasar pengalaman belilah ayam hutan hasil tetasan dibawah umur 6 bulan,karena umur segitu masih mudah untuk memperbaiki sifat jinaknya jika naluri liarnya muncul oleh efek pembawaan dari tempat yang jauh,ketakutan sama pemilik barunya,atau perawatan yang tidak sama seperti pemilik asalnya,atau juga karena kandang pengemasan dari tempat asalnya.usahakan nyaman dan ayam tak ketakutan dengan wadahya. Semoga tulisan yang hanya berdasar pengalaman tanpa keilmiahan ini bisa menambah wawasan atau ada manfaat buat anda.Salam sukses,salam hobby,dan mari jaga kelestarian ayam hutan hijau dari kepunahan dengan penangkaran.Dan terbuka buat berbagi pengalaman lewat HP:081215699698 call aja Jackymulya di Temanggung  
    Bakalan ayam hutan hijau berjengger unik  
jangan lupa tinggalkan komentar ya.......................